Minggu, 29 Januari 2012

Home » » Dana BOS dan DAK Tahun 2012 Naik – Sanwasi : “Gunakan Sesuai Peruntukannya”

Dana BOS dan DAK Tahun 2012 Naik – Sanwasi : “Gunakan Sesuai Peruntukannya”

Kabar gembira bagi sekolah penerima dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) di Kab. Majalengka pasalnya  tahun 2012 ini ,dinas pendidikan (Disdik) Majalengka dapat memfasilitasi pencairan  dana BOS triwulan pertama lebih cepat dari biasanya yakni pada bulan Januari ini  dana dipastikan sudah masuk ke rekening masing-masing sekolah .

Kepala Disdik Majalengka, Drs. H. Sanwasi menjelaskan untuk tahap pertama ini, Pemerintah Propinsi Jawa Barat menyalurkan sebesar Rp. 26,2 miliar untuk 127.296 murid SD dan 44.122 siswa SMP di Kabupaten Majalengka.

“Kita imbau kepala sekolah bisa menggunakan dana itu sesuai peruntukan dan aturan berlaku, tepat guna, akuntabel, serta tertib administrasi,” tegas Sanwasi.

Lanjutnya, dengan naiknya dana BOS tahun ini diharapkan dapat meningkatkan profesionalitas sekolah dan guru dalam memberikan transformasi ilmu dalam proses kegiatan belajar mengajar (KBM) dan pendidikan karakter lainya.

“Sehingga kualitas pendidikan di Kabupaten Majalengka bisa terus meningkat,” ujarnya.

Anggaran Naik
Anggaran BOS dan DAK untuk  Kab. Majalengka tahun 2012 mengalami kenaikan dibandingkan tahun 2011. Anggaran BOS untuk SD pada tahun 2011 sebesar Rp. 397.000-/siswa naik menjadi Rp. 580.000,-/siswa. Sementara anggaran BOS untuk SMP dari Rp. 570.000,-/siswa pda tahun 2012 ini naik menjadi Rp. 710.000,-/siswa. Sedangkan Anggaran Dana Alokasi Khusus (DAK) untuk Disdik Majalengka juga mengalami kenaikan  dari Rp. 54.169.170.000,- pada tahun 2011  menjadi Rp. 95.906.151.000,- pada tahun 2012.

Menurut Sanwasi, penambahan anggaran tersebut tentu berimbas pada perubahan mendasar terhadap anggaran Dinas Pendidikan Kab. Majalengka secara keseluruhan sehingga mengalami kenaikan. Jika pada tahun 2011 sebesar Rp. 725.453.058.259,- kini pada tahun 2012 menjadi   Rp. 813.428.980.338.

“Kenaikan anggaran keseluruhan Dinas Pendidikan Majalengka ini sebagai bukti besarnya perhatian pemerintah terhadap dunia pendidikan, untuk itu marilah kita bangun sinergitas yang harmonis antara sekolah dan komite.” Ujar Sanwasi dihadapan 860 anggota komite sekolah se-Kabupaten Majalengka.

Sanwasi berharap dengan terjadinya sinergitas yang harmonis antara sekolah dan komite sekolah akan semakin memajukan pendidikan di Majalengka dan meningkatkan Indeks Pembangunan  Manusia (IPM).

Apalagi menurut Sanwasi, Majalengka telah memiliki lembaga pendidikan formal dan pendidikan non formal yang jumlahnya cukup banyak. Persisnya menurut Sanwasi, di Majalengka terdapat 621 KOBER (16.371 siswa), 305 TK (9.505 siswa), 813 SD (125.966 siswa), 21 SMA (11.634 siswa) dan 34 SMK (15.077 siswa).

Sementara untuk tenaga pendidik, Sanwasi menyampaikan di Kabupaten Majalengka terdapat 8.666 guru PNS, 176 Pengawas, 110 Penilik, 31 pamong, pejabat struktural 769 orang dan 5.231 tenaga honorer di lingkungan Dinas Pendidikan.

“Apabila dikelola dengan manajemen yang baik tentu merupakan potensi yang sangat besar untuk memajukan dunia pendidikan di Majalengka, untuk itu marilah kita dukung program-program pendidikan dan program-program pembangunan lainnya.” Ajak Sanwasi.

Bantuan beasiswa untuk Kab.Majalengka pada tahun 2012 dari APBN dan APBD sendiri yaitu 11.855 siswa SD sebesar Rp. 360.000,-/per siswa dari APBD dan kepada 9.631 siswa SD sebesar Rp. 180.000,-/per siswa dari APBN. Untuk siswa SMP/sederajat beasiswa kepada 1.378 siswa sebesar Rp. 550.000,-/per siswa dari APBD dan kepada 185 siswa SMP/sederajat sebesar Rp. 720.000,-/per siswa dari APBN . beasiswa kepada 826 siswa SMA sebesar Rp. 780.000,- per siswa  dan kepada 954 siswa SMK sebesar Rp. 780.000,- per siswa.

“Dengan kenaikan tersebut diharapkan tidak ada lagi pungutan lagi yang dilakukan sekolah kepada siswa, dan memberikanya sesuai juknis 13 komponen BOS sesuai Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI Nomor 51 Tahun 2005 Tentang Petunjuk Teknis tentang penggunaan dana operasional sekolah (BOS) dan laporan keuangan BOS tahun anggaran 2012.” Pungkas Sanwasi. (S.05)

Sumber: Sinar Media
Share this article :

Posting Komentar