Akhir-akhir ini Bupati Majalengka “Geram” terhadap wacana pembangunan Bandara internasional di Kabupaten Karawang .Pasalnya pembangunan Bandara di Karawang tersebut mengancam rencana pembangunan Bandara Internasional Jawa Barat ( BIJB ) di Kertajati.Apakah jadinya apabila pembangunan BIJB Kertajati kalau sampai batal dilaksanakan bagaimana nasib ribuan warga di seputar Kecamatan Kertajati yang tanahnya sudah dibebaskan untuk pembangunan Bandara.
Kegeraman Bupati Sutrisno nampaknya bisa dipahami, selain menyangkut hajat hidup warga di sejumlah desa di Kertajati ,betapa kebijakan pemkab Majalengka saat ini selalu dikait-kaitkan dengan rencana pembangunan Bandara. Pembangunan taman Dirgantara di Munjul dan Taman Aero City di alun-alun Majalengka misalnya sama sekali tak bermakna apabila pembangunan Bandara tidak terlaksana.Dan banyak lagi kebijakan lainnya yang sudah disinergikan dengan BIJB.
Sejak awal rencana pembangunan BIJB di Kertajati menuai kontroversi dan terkesan memaksakan diri, walaupun ijin prinsip sudah keluar namun ada klausul yang menyatakan bahwa pembangunan BIJB tersebut tidak boleh meminta dana dari APBN. Dalam hal ini saja Pemerintah pusat waktu itu sudah terindikasi lepas tangan terhadap BIJB .Berbeda dengan rencana pembangunan Bandara di Karawang pemerintah sangat merespon dan sudah menyatakan kesedianya untuk menyediakan anggaranya.
Pernyataan dari pejabat Kementrian perhubungan ketika di sambangi pemkab Majalengka dan Pemerintah propinsi belum lama ini masih tetap tidak jelas. Mereka malah menyuruh pemerintah provinsi Jabar dan Pemkab Majalengka untuk mencari investor . sebuah jawaban yang tak perlu disampaikan karena sejak dulu Pemprov .Jabar sudah berusaha maksimal menawarkan BIJB ke sejumlah Negara dan hasilnya masih Nihil alias belum ada investor yang berminat. Mudah-Mudahan BIJB bukan Bandara Impian Jawa Barat yang entah kapan akan terwujud. ***
Sumber: Sinar Media

+ komentar + 1 comment
ujungnya masyarakat yg jadi tumbal.......haduh.
Terimakasih kurdi fubianto atas Komentarnya di Bandara Impian Jawa Barat (BIJB)Posting Komentar